Latest posts
Hati-hati naik kendaraan…..
1/28/2008 8:25:00 PM
Hati-hati naik kendaraan…..
Cerita ini dimulai ketika pulang telat karena harus menunggu seseorang yang laptopnya saya perbaiki. Saya pulang sekitar jam 6 dengan menumpang motor teman saya yang pulang telat hanya sampai grogol, tepatnya sekitar taman dekat terowongan fly over. Setelah sampai sana kemudian menunggu Patas 6 beberapa saat, saya pun naik alhamdulillah bus masih kosong masih banyak tempat duduk. Saya pun memilih baris kedua dekat kaca padahal biasanya saya lebih suka duduk paling belakang yang saya lihat memang sudah ditempati penumpang lain.
Setelah beberapa penumpang naik buspun berjalan dengan pelan memang seperti biasa jalan agak macet. Untuk menghindari kemacetan bus memutuskan lewat jalan tol. Baru beberapa menit berjalan tepatnya baru saja melewati Mall taman anggrek bus yang saya tumpangi seperti bersenggolan dengan mobil lain karena posisi bus dengan mobil disebelah kami agak mepet. Saya menengok kebelakang tetapi apa yang terjadi ternyata yang membentur itu adalah tangan dengan mobil tadi. Seorang bapak tertidur tetapi tangannya keluar jendela. Saya lihat tangan bapak tersebut berlobang darah keluar banyak dari tangannya tulangnya seperti patah akibat benturan tersebut. Bapak itu masih bingung apa yang harus dilakukan tetapi walaupun dalam kondisi seperti itu bapak itu masih kuat berjalan walaupun dengan menahan rasa sakit di tangannya. Penumpang pada panik. Beberapa penumpang segera berusaha menyetop mobil untuk mengantar bapak tersebut kerumah sakit yang terdekat yang akhirnya ada taksi yang bersedia mengantarkan didampingi oleh dua orang kernet bus Patas 6.
Ternyata bus Patas 6 tidak dapat melanjutkan perjalanan lagi karena ditinggal sopirnya, saya dan beberapa penumpang akhirnya berjalan menuju pintu keluar tol karena mobil lain tidak mau berhenti. Sampai akhirnya kami pun naik bus lain.
Hikmah yang dapat kita ambil dari peristiwa tersebut adalah jangan sekali-kali mengeluarkan anggota badan pada saat kita berkendaraan. Dan untuk penumpang yang duduk dekat jendela sambil tidur sebaiknya kaca jendela ditutup karena kalau sedang tidur kita tidak sadar apa yang dilakukan.
Hari Jumat, 25 Januari 2008 di Bus Patas 6 Jurusan Kampung Rambutan - Grogol
1/28/2008 8:25:00 PM
1/1/2008 10:29:00 PM
PENGALAMAN SAYA TAHUN BARU 2008 DI MASJID AT- TIN
TAMAN MINI INDONESIA INDAH
Memang saya sebelumnya sudah berencana ingin merayakan tahun baru 2008 di Masjid AT- TIN, TMII. Sesuai info bahwa sebelum malam tahun baru di Masjid tersebut akan di adakan semacam acara yang akan diisi oleh Ust Arifin Ilham, Gilang Ramadhan dll.
Perjalanan dari rumah setelah sebelumnya menyiapkan bekal sebotol air, dan roti untuk mengganjal perut selama disana karena rencana saya sekalian mabit atau menginap disana yang menurut info juga akan diadakan shalat malam berjamaah pada pukul 03.00. Kebetulan antara rumah saya dengan daerah TMII tidaklah terlalu jauh, diperlukan waktu sekitar 30 menit. Saya berangkat setelah shalat magrib dari rumah kemudian naik angkot T 17 sampai mustika kemudian naik angkot 01 jurusan TMII. Perjalanan kearah Masjid AT-TIN sudah macet karena banyak pengendara mobil dan motor yang ingin juga merayakan tahun baru 2008. Tapi akhirnya sampai juga saya di Masjid AT-TIN jam 19.00.
Saya istirahat terlebih dahulu diteras masjid sambil menunggu waktu shalat isya. Sambil beristirahat saya juga berkenalan dengan seseorang yang ternyata rumahnya jauh sekali di Kedoya kebetulan diapun sedang menunggu kawannya. Waktu isya pun tiba kami berdua bergegas ambil air wudhu dan bersiap-siap shalat berjamaah.
Setelah selasai shalat isya, saya mencari tempat yang memang agak sulit karena masjid AT-TIN sudah penuh jamaah sampai keluar. Apalagi di tambah hujan turun sehingga jamaah yang berada diluar pada masuk kedalam tetapi tidak mengurangi kekhidmatan saya mengisayati acara sampai selesai. Acara pertama dimulai dengan sambutan-sambutan oleh KH. Hasyim Muzadi, Ketua Mui Dien Syamsudin, dan Ketua MPR KH. Hidayat Nurwahid setelah itu masuk ke acara inti yaitu zikir oleh Ust. Arifin Ilham. Setelah acara selesai saya pun beristirahat di dalam karena hujan masih turun. Tahun baru pun tiba saya naik ke lantai 2 masjid melihat keramaian tahun baru dari atas. Kembang api mewarnai langit pada malam tersebut, jalanan depan taman mini macet oleh orang-orang yang merayakan malam pergantian tahun.
Disanalah tepat dilantai 2 masjid AT- TIN pengalaman itu dimulai. Saya berkenalan dengan seorang pria diatas sana sambil membalas sms dan mengirim sms juga memandang kembang api yang gemerlapan di malam tersebut. Setelah puas melihat-lihat saya pun permisi kepada kenalan saya tsb kembali turun kebawah untuk beristirahat. Ternyata lantai 1sudah penuh oleh jamaah yang duluan sudah beristirahat. Tapi akhirnya saya dapat juga tempat untuk beristirahat. Mata saya belum juga dapat terpejam dan tiba-tiba disebelahnya ada jamaah yang mau beristirahat sayapun bergeser untuk memberikan tempat. Ternyata saya sempat melihat wajah yang saya lihat di lantai 2 saat melihat kembang api. Saya mengobrol dengannya sampai akhirnya kenalan saya datang . Sayapun ngobrol bertiga.Mereka ramah sekali tidak terlihat bahwa mereka ada niat yang tidak baik terhadap saya. Apalagi inikan masjid dan merekapun shalat seperti yang lain saya pun tidak mau suuzhon. Ketika kantuk mulai menyerang saya permisi untuk beristirahat kepada kenalan saya yang didepan tidak tidur dia duduk didepansaya yang seorang lagi seperi saya juga ingin beristirahat juga. Saat saya mulai memejamkan mata tiba-tiba tangan saya yang melindungi hp di pingang seperti ada yang menyikut dan berusaha menggeser tangan saya dari hp. Saya pun tidak jadi tidur alias tidur ayam dan mulai curiga. Saya lihat kenalan saya ternyata sudah memakai sarung dengan tujuan agar orang lain tidak curiga dan bebas menjalankan aksinya. Kenalan saya yang lain duduk didepan saya sepertinya dia sedang melakukan aksinya terhadap jamaah lain yang sedang tidur dengan menghamparkan sajadah di kaki si calon korban. Sepertinya mereka lebih dari satu orang.
Setelah yakin apa yang terjadi saya pindahkan hp saya ke dalam jaket saya kebetulan saya memakai jaket dan saya biarkan dia membuka dompet hp saya yang memang sudah kosong.
Jamaah lain yang merasa terganggu oleh aksi mereka terbangun dan belum menyadari apa yang akan terjadi padanya. Dia bangun dan hendak menelpon. Saya lihat setelah gagal melakukan aksinya terhadap si korban kenalan saya itu pun pergi dan saya lihat juga yang disebelah saya yang berpura-pura tidur terbangun dan menyusul temannya yang duluan pergi dengan berpura-pura titip barang sebentar.
Saya segera mendekati dan memberitahukan jamaah yang akan menjadi korban tersebut agar berhati-hati. Dia pun mengerti karena kejadian inipun pengalaman dia pertama dimasjid.
Jadi untuk saudara-saudara yang akan beristirahat di masjid agar lebih berhati-hati karena kejahatan bukan hanya terjadi di jalanan tetapi ditempat ibadah pun bisa terjadi.
Semoga pengalaman saya ini dapat diambil hikmahnya dan manfaatnya.
Wassalam,
01 Januari 2008 M
Masjid At- Tin Taman Mini Indonesia Indah
“SELAMAT TAHUN BARU 2008 M”