Latest posts
Indonesia Berhasil Memproduksi Sendiri Vaksin Meningitis Yang Halal
6/13/2009 7:27:19 PM
***Sebelum membaca artikel-artikel dibawah ini, agar melihat Peringatan Blog Travel Warning di sebelah kanan halaman ini: Semua tulisan di blog ini bukan kenyataan.****
Indonesian Health Journal
Bandung, 5 November 2010
Para calon jemaah Haji kini dapat merasa lega karena para Ahli di Institut Teknologi Bandung (ITB) telah berhasil memproduksi sendiri vaksin Meningitis dari enzym sapi. Demikian DR Rasyidi – Ketua Tim dari ITB mengumumkan berita gembira tersebut dalam sebuah jumpa pers di Bandung.
Memang sejak ditemukannya unsur babi (non halal) dalam Vaksin Meningitis beberapa tahun yang lalu, MUI walaupun telah mengeluarkan fatwa haram, dengan terpaksa memperbolehkan vaksin tersebut tetap dipergunakan karena Arab Saudi tetap mewajibkan para calon jemaah haji untuk divaksin meningitis dan tidak ada pilihan vaksin meningitis lain yang tidak mempergunakan enzym babi didalamnya.
Walaupun negeri Jiran Malaysia telah terlebih dahulu memproduksi sendiri vaksin meningitis halal beberapa bulan yang lalu, namun Presiden RI tetap menyambut gembira temuan ini dan mengaggap ini adalah anugrah Tuhan. Beliau tidak lupa menghimbau rakyat Indonesia untuk jangan terlena dengan kebiasaan mengkonsumsi saja dan giatkan usaha untuk berproduksi sendiri. Ketergantungan dengan luar negeri yang malah menimbulkan kerugian pasti akan dapat dikurangi dan kita akan lebih banyak memproduksi serta mengekspor hasil produksi kita yang lebih baik ke luar negeri.
Visit Jakarta Year 2018: History Underwater
6/8/2009 6:35:48 PM
Jakarta, 15 Januari 2018.
Metropolitan News
Dari koloni #10 atas laut di Selat Sunda, Presiden RI akan membuka lokasi wisata unik terbaru, yaitu Jakarta: History Underwater.
Sejak meletusnya gunung Merapi di Selat Sunda tahun 2016, dan dampak Global Warning, dimana permukaan air laut naik menyebabkan beberapa kota di Indonesia tenggelam, termasuk mantan Ibukota Jakarta. Kota Jakarta kini berada 5 km dibawah laut.
Atas prakarsa Bapak Presiden, pemerintah Indonesia kemudian tahun lalu melakukan proyek revitalisasi dan renovasi kota yang tenggelam tersebut. Kini Kota Jakarta bawah laut yang tedinya berupa reruntuhan telah bersih, nyaman dan sudah dapat dinikmati kembali secara unik.
Tiket wisata terdiri dari bermacam macam paket. Mulai dari wisata berkeliling kota bersejarah Jakarta dengan menggunakan MarineShuttle, sebuah kapal selam mewah yang didisain khusus dengan super panoramic window agara para penumpang dapat puas menikmati pemandangan kota Jakarta bawah laut. Sampai tiket menginap di hotel bawah laut.
Pengunjung dapat pula menikmati wisata sejarah dengan melakukan diving di Monas yang kini emasnya telah dipindahkan ke musium. Lalu menikmati hiburan di Ancol Underwater, balapan subracing di Jembatan Semanggi, dan shark hunting di Tanjung Priuk.
Bahkan Presiden berencana untuk menetapkan slogan Visit Jakarta Year 2018: History Underwater.
PBB melegalisasi Percobaan Manusia Transgenik dan Kloning
6/6/2009 9:02:53 PM
Jakarta Journal
5 Maret 2022
Demo besar besaran yang dilakukan masyarakat di seluruh pelosok dunia memprotes keberadaaan hewan transgenik yang telah mengancam kehidupan manusia telah berlangsung selama satu bulan ini akhirnya ditanggapi dengan diadakannya rapat luar biasa PBB di New York.
Para hewan transgenik telah menggantikan posisi pekerjaan manusia di beberapa bidang. Seperti penjaga tiket, pekerja tambang, pekerja pabrik dan pembantu rumah tangga.
Namun hasil dari rapat luar biasa PBB tersebut menghasilkan resolusi yang mengejutkan diluar harapan masyarakat. PBB akhirnya mengelurkan resolusi untuk melegalkan percobaan Manusia Transgenik dan Kloning untuk mengantisipasi ancaman dominasi hewan transgenik.
PBB beralasan bahwa untuk menghadapi hewan transgenik tidak dengan kekerasan. Namun dengan mengembangkan species manusia itu sendiri.
Yang lebih mengejutkan, dalam sebuah laporan terpisah baru baru ini, diketahui telah terjadi penyelundupan senjata gelap ke koloni hewan transgenik di kalimantan.
Krisis Dominasi Manusia vs Ancaman Hewan Transgenik
6/6/2009 8:58:02 PM
New York City Journal
12 Desember 2021
5 Tahun sejak keberhasilan percobaan hewan transgenik terhadap seekor kera kecil (Mamoset) diumumkan di media massa (Kompas, Sabtu 6 Juni 2009, Hal 14) , sejak saat itu dunia seperti tidak terbendung melakukan percobaan serupa dan melupakan tabu.
Percobaan pertama di Jepang tersebut menjadi awal keberhasilan manusia untuk melakukan terobosan dia bidang kedokteran. Dua tahun yang lalu akhirnya penyakit keturunan seperti diabetes dan lainnya akhirnya dapat diatasi dan berhasil tidak diturunkan kepada generasi berikutnya. Selain itu juga beberapa penyakit berkaitan dengan otak seperti kanker otak dan gangguan syaraf otak dapat disembuhkan.
Keberhasilan ini kemudian diikuti dengan percobaan – percobaan yang lebih ekstrem oleh negara negara lain di Eropa Asia dan Amerika. Eropa kemudian berhasil melakukan rekayasa genetik terhadap kera untuk meningkatkan insting manusia dan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus.
Amerika kemudian membuat percobaan super ekstrem yang menghasilkan Gorilla yang dapat berbicara dan mengerjakan beberapa pekerjaan manusia.
Namun kini dunia sedang dilanda kekhawatiran. Percobaan rekayasa genetik ini menghasilkan efek samping yang mengancam kelangsungan hidup umat manusia. Munculnya super virus yang dapat menular lintas species dunia telah mewabah dan menyebabkan ribuan manusia dan beberapa jenis hewan terjangkit dan mati. Penularan terjadi melalui hewan peliharaan seperti burung, kera kucing dan anjing.
Selain itu keturunan – keturunan hewan transgenik telah memisahkan diri dan membangun koloni sendiri. Professor Hideyuki OKano sang pelopor percobaan hewan transgenik dalam pidatonya di kongres Ilmuwan sedunia meminta konsensus untuk menghentikan segala percobaan transgenik baik kepada hewan maupun manusia. Hideyuki telah menemukan salah satu efek samping transgenik adalah peningkatan kecerdasan para hewan tersebut.
Dikhawatirkan species hewan transgenik akan mengambil alih kekuasaan manusia atas dunia.
Dalam sebuah berita dari The World Journal, para ilmuwan telah menemukan sebuah koloni hewan transgenik di Kalimantan. Koloni ini dipimpin oleh beberapa ekor gorilla yang dapat berbicara 4 bahasa manusia ( Inggris, Perancis, Cina dan Arab). Ditemukan beberapa buah sekolah dan klinik, serta sebuah bangunan pemerintahan.
Seekor Gorilla transgenik bernama Edward datang ke pertemuan PBB sebagai duta hewan transgenik dan meminta pengakuan dunia untuk kebebasan mendirikan negara sendiri.
Sumber ide dari :
- kompas sabtu 6 juni 2009 :
(http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/06/03170028/kontroversial.tetapi.menjanjikan)
- next, by Michael Crichton
- Planet of The Apes, by Pierre Boulle
Visit Jakarta Year 2015: New Batavia
1/30/2009 3:09:41 AM
Jakarta, 25 Juli 2015
Rakyat Jakarta boleh berbangga hati. Bagaimana tidak, pada Bulan Agustus 2015 besok ini pemerintah mencanangkan Visit Jakarta Year 2015 yang tidak memalukan seperti tahun tahun sebelumnya. Terimakasih kepada Bapak Gubernur Mandra yang telah merubah Kota Jakarta menjadi New Batavia.
Sejak diangkat tiga tahun yang lalu, Bang Mandra, sudah langsung menerapkan konsep New Batavia kepada seluruh Instansi di Jakarta dan dengan pengawasan langsung dari beliau. Dalam wawancara pada sabtu malam lalu, Bang Gubernur Mandra, menyatakan kagum dengan disain kota Batavia yang dibuat oleh orang Belanda.
Terinspirasi waktu jalan jalan ke Amsterdam, Denhaag dan Paris, Bang Gubernur Mandra berniat untuk megembalikan Kota Jakarta menjadi kota yang patut dibanggakan, baik bagi rakyat Jakarta maupun oleh turis mancanegara.
"Saya ingin Jakarta menjadi kota Romantis – seperti saya". Kata Bang Mandra. "Makanya, peta tata kota Batavia saya angkat kembali dan saya perintahkan staf ahli untuk dikembangkansecara terintegrasi. Semua peninggalan Batavia yang antik dan unik serta memiliki sejarah yang patut dipertahankan saya perintahkan untuk direnovasi dan dijadikan objek wisata kelas internasional".
Coba lihat sekarang, siapa yang berani bilang kalau Kali Ciliwung itu bau, penuh sampah dan limbah, jorok, serta tidak sedap dipandang. Sekarang turis asing pun berkomentar kalau Wisata air di Kali Ciliwung tidak kalah dengan wisata gondola di Venesia.
Sejak proyek New Batavia selesai di garap, Jakarta menjadi berubah. Tidak ada lagi gelandangan mengemis dijalan karena semua sudah rumahkan di Panti Usaha mereka menjadi insan produktif. Tidak ada lagi sampah atau pemandangan yang tidak enak. Pokoknya semua ditata menjadi rapi. Musim hujan pun tak lagi bikin Jakarta banjir sejak ditata kembali drainase, dan banjir kanal,penertiban bangunan, suaka tanah penampung air, dan pengalihan aliran air melalui terowongan bawah tanah.
Sungai Ciliwung adalah salah satu primadona baru Kota Jakarta. Kini sangat bersih dan dikelilingi taman hijau. banyak wisatawan tertarik pesiar keliling Jakarta dengan perahu unik yang aman dan nyaman.
Bang Gubernur Mandra, rencananya bulan depan akan dianugrahi Green Governor Award oleh PBB.